Pages

Monday, 4 April 2016

Cycling Shoes For Commuting, Cleat or Non-Cleat? (part 2)

Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas plus-minus menggunakan cleat shoes untuk commuting. Now we talk about using a cycling-specific-shoes-without-cleat, alias sepatu sepeda tanpa cleat.

Beberapa produsen sudah mengeluarkan sepatu sepeda yang mantap digunakan berpasangan dengan flat pedal, namun jika dana menjadi masalah...sepatu biasa pun bisa anda gunakan. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum membeli regular shoes untuk bersepeda:

1. Sole must be flat!

2. Sole must be stiff enough, running shoes? Forget it

3. Shoes must be fit and tight

4. No boots

Salah satu model sepatu yang ideal untuk bersepeda

Now we talk why your shoes must have fit, tight and have a flat and stiff outer sole.

1. Efisiensi power transfer...sole yang lembek (seperti sol sepatu lari, basket dll.) akan menyerap energi yang anda salurkan dari kaki ke pedal

2. Sol sepatu yang tidak rata meyebabkan kurangnya grip dan (lagi-lagi) power transfer yang tidak maksimal

3. Sepatu model boots akan menyebabkan pergerakan ankle kaki terhambat

Nah...setelah membahas karakteristik sepatu yang cocok untuk bersepeda dengan flat pedal, saya akan berbagai pengalaman menggunakan sepatu flat untuk commuting:

1. Cocok untuk rute macet, anda bisa bebas jalan kaki maupun berhenti tanpa ribet clip-unclip

2. Harga dan model bervariasi, mulai dari Rp100.000 sampai jutaan

3. Mudah didapatkan di berbagai toko sepatu


But you must consider this:

1. Less eficiency power transfer (compared with cleat shoes)

2. Dalam kondisi basah, peluang kaki slip dari pedal saat spinning lebih tinggi dari pada menggunakan sepatu cleat

Salah satu sepatu bersepeda non-cleat


 Ride On!

No comments: