Pages

Wednesday, 8 July 2015

Am I Stop Cycling in Ramadhan?



Late article, hahahahaha

Di bulan puasa ini, mungkin readers lihat strava widget saya tidak ada perubahan, alias 0km. Apakah saya berhenti bersepeda selama bulan puasa?


Well, saya memang berhenti commuting menggunakan sepeda. Jarak tempuh 30km melewati jalur "neraka" membuat saya pesimis bisa menyelesaikannya tanpa minum sama sekali. Namun saya masih tetap bersepeda, hanya saja selama bulan puasa saya hanya latihan HIIT (High Intensity Interval Training) di rumah dan kantor menggunakan trainer.


Beberapa cyclist yang saya kenal bahkan masih ada yang tetap b2w selama berpuasa, well, jarak tempuh mereka memang dekat sehingga masih memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Selain tetap b2w, ada yang mengalihkan kegiatan bersepedanya di malam hari, alias night ride.

Jadi, bulan puasa bukan alasan untuk berhenti bersepeda, ada banyak metode yang bisa anda pilih sesuai dengan kondisi anda:

1. Indoor training
2. Ngabuburide
3. Night ride

Apapun metode yang akan anda lakukan, jangan memaksakan diri. Recovery time akan berlangsung lebih lama daripada biasanya karena tubuh anda tidak bisa maksimal mendapatkan pasokan nutrisi dan cairan.

Stay health and strong?

#gowesaja

No comments: