Pages

Saturday, 28 February 2015

My Favourite: Yehuda Moon And The Kickstand Cyclery Strips Part 2

Here we go again... my favourite strip part 2






All credit goes to Rick Smith & Brian Griggs

See more at http://www.yehudamoon.com/index.html


Ride On!

Friday, 27 February 2015

My Favourite: Yehuda Moon And The Kickstand Cyclery Strips Part 1

Berawal dari blog walking, tidak sengaja menemukan komik strip tentang cyclist. Judulnya "Yehuda Moon And The Kickstand Cyclery". Lucu-lucu isinya dan ada pesan yang disampaikan secara kreatif.

Berikut ini beberapa strip favorite saya:







All credit goes to Rick Smith & Brian Griggs

See more at http://www.yehudamoon.com/index.html


Ride On!

Thursday, 26 February 2015

Shit Happens Today

Curcol edition, hehehehehe.




Prepare barang bawaan, ganti baju, cek sepeda dan fuck! Ban belakang hemster kok kempes sekali?? Padahal baru kemarin sore dipompa full.

Damn, ada dua pilihan:

1. Repair dulu si hemster baru berangkat

2. Pindah barang dr pannier ke tas dan pake spez ke kantor

Dan saya pilih nomer 1, and shitty continues...

Bongkar ban, ternyata masih ada sisa angin sedikit, hmm... bocor haluskah? Paling nyebelin kalo yg kaya gini

Lepas ban dalam dr roda, pompa, celupin ke air. Dua kali muter ga keliatan gelembung air, sialan!! Kenapa ini ban dalam??

Fine, langsung instalasi ban dalam ke roda, pompa dan tiba2 wusss, angin keluar dr dalam pentil. What??? Cabut pasang kepala pompa berulang kali hasilnya masih sama. Fuck!! Waktu makin menipis, akhirnya saya tinggalin hemster dengan kondisi berantakan.

Terpaksa bongkar pannier dan pindahin barang ke messenger bag, trust me, its reallllyyy sucks doing that in the middle of rush.

Hop on spez and start pedalling.

Speed trap yang annoying makin membuat saya kesal, ingim rasanya saya lindas yang punya inisiatif bikin speed trap sembarangan di jalan kompleks maupun jalan raya.

Like usual, shit happens ga pernah datang cuma sekali dalam satu hari, pasti ada runtutannya. Yup, traffic light seakan ikut membantu membuat pagi ini menjadi semakin menyebalkan, dari 6 traffic light hanya 1 traffic light yg hijau sewaktu saya akan lewat, selebihnya...memancarkan warna merah dengan senangnya.

Push hard and harder! Faster!!

Sampai kantor, gendong spez, ngacir naik tangga ke lantai 2, hanya tersisa waktu 1 menit dr jadwal saya masuk!!!

Teettt!! Absensi fingerprint otentifikasi diri saya 30 detik sebelum saya dianggap terlambat.


Fuck, this is a real fucking rush.

Hope not gonna happens to you.


Ride on.

Wednesday, 25 February 2015

Bicycle & Parts Buying Guide Part 2

Mari kita lanjutkan pembahasan tentang Bicycle & Parts Buying Guide, pada artikel ini saya akan membahas tentang harga sepeda maupun partsnya. Mungkin sebagian orang merasa bingung dengan harga sepeda yang variatif, mulai dari ratusan ribu sampai seharga rumah pun ada. Pilihan parts yang sangat banyak, diikuti dengan banyaknya penjual kadang membuat kita bingung. Sebenarnya berapa sih harga parts yang kita butuhkan?

Price Tag

Let say, anda sudah memiliki knowledge tentang sepeda/parts yang anda butuhkan, sekarang waktunya anda updating retail price dari sepeda/parts tersebut. Sebagai rujukan harga, sama saja seperti cara anda update knowledge, tanya teman, jalan-jalan ke toko sepeda, dan googling. Since tour de shop membutuhkan waktu dan biaya yang lumayan tinggi, saya akan share beberapa situs rujukan saya dalam cek harga, here they are:

1. FJB sepeda di kaskus.id

2. FJB sepeda di cycling-id.com

3. bukalapak.com

4. chainreactioncycles.com

5. e-bay.com

Dari beberapa site yang share diatas, anda bisa survei harga parts. Dengan melakukan survei dan komparasi, anda punya base dalam budgeting maupun melakukan penawaran terhadap barang yang dijual. Jangan sampai anda beli barang 2nd tapi seharga barang baru atau, membeli parts dengan harga berlipat-lipat dari retail price pada umumnya.

Banyak pedagang yang jujur dan beretika, namun tidak sedikit pula yang suka mark up harga/flipping berlebihan dan menipu konsumennya. Hati-hatilah saat berbelanja, jangan sampai uang anda habis diperas oleh penipu atau pedagang yang serakah.

Nah, anda sudah punya rujukan dalam survei harga, sekarang waktunya kita bahas discount area. Potongan harga adalah kata-kata yang paling disukai konsumen (namun dibenci pedagang :D). Dalam hal ini anda juga harus hati-hati, jangan sampai anda merasa medapatkan potongan harga padahal harga tersebut sudah di mark up dulu beberapa waktu. Lagi-lagi, kunci dari hal ini adalah rajin survei harga dari waktu ke waktu.

Retail sepeda besar biasanya menawarkan fasilitas member card, pemegang member card akan mendapatkan potongan harga atau fasilitas tertentu dibandingkan dengan konsumen non-member. Apply-lah member card tersebut jika anda sering belanja atau mau coba berdagang kecil-kecilan.

Berburu Discount

Retail sepeda seperti rodalink, rutin men-diskon produk yang mereka jual, diskon tersebut ada yang berlaku bagi umum maupun member. Setiap 2 bulan sekali barang-barang yang mereka diskon akan berubah.

Untuk toko sepeda, biasanya mereka akan diskon besar-besaran jika:

1. Mau tutup.

Tapi hati-hati dengan toko sepeda level menengah ke atas, biasanya retail price mereka lebih tinggi daripada retail price pada umumnya. Saat di potong pun harganya bisa jadi sama dengan harga pada umumnya.

2. Pergantian tahun.

Barang baru masuk, barang lama harus keluar, potongan harganya cukup menggiurkan, bisa terkoreksi sampai belasan bahkan puluhan juta rupiah. Potongan harga besar biasanya berlaku pada fullbike maupun parts level atas.

3. Mendekati perayaan hari-hari besar/tahun ajaran baru

Menjelang lebaran, natal dan tahun ajaran baru biasanya ada potongan harga yang lumayan. Berkisar antara 10%-20%.

Now, you got a knowledge and retail price. 

Happy shopping, but remember... Sepeda yang bagus adalah sepeda yang dipakai, bukan dipajang.


Ride On!

Monday, 16 February 2015

Bicycle & Parts Buying Guide Part 1

Berawal dari percakapan dari forum di cycling-id.com, saya disadarkan bahwa ternyata belum ada guidence bagi newbie dalam berbelanja sepeda atau part-partnya. Buyer guide bagi newbie tentu sangat dibutuhkan, apalagi yang mempunyai dana sangat terbatas, salah beli parts atau tertipu mendapatkan parts dengan harga jauh diatas harga pasar tentu sangat menyebalkan. Dana yang dikumpulkan dengan susah payah menjadi sia-sia.

Di article ini saya akan berbagi pengalaman saya dalam belanja sepeda maupun partsnya selama 4 tahun lebih. Last, semoga artikel berseri ini membantu anda menjadi smart buyer. Here they are:

Knowledge

Suka atau tidak suka, anda harus belajar. Semakin hari teknologi pada sepeda semakin kompleks. Sepeda yang tadinya merupakan alat mechanical sederhana sekarang dijejali berbagai parts hidrolik maupun elektronik. Seakan belum cukup rumit, material serta jumlah speed yang berbeda-beda membuat range pemilihan parts semakin luas.

Anda wajib mencari tahu tentang parts atau sepeda yang anda inginkan, jangan sampai anda beli roadbike namun tinggal di daerah dengan banyak jalan rusak, atau beli fixed gear padahal anda tinggal di daerah berbukit. Itu baru dari jenis sepeda, akan semakin rumit lagi saat bicara kompatibilitas parts, misalkan karena anda hanya tahu fork itu bentuknya sama semua, jadilah anda beli fork dengan steerer tappered padahal frame anda menggunakan fork steerer oversize. Hehehehe.

Knowledge tentang sepeda bisa anda dapatkan dari berbagi sumber, seperti teman, googling, e-book, majalah maupun penjaga toko. Pastikan sepeda atau parts yang akan anda beli kompatibel dan sesuai dengan kebutuhan anda. Wajib hukumnya untuk updating knowledge anda terus menerus. Dengan update knowledge anda bisa mendapatkan parts yang value for the money maupun memprediksi ketersedian parts sepeda anda di masa yang akan datang.

Mau contoh? Misalkan kita update knowledge tentang teknologi sepeda. Shimano punya kebiasaan untuk menurunkan teknologi pada level groupset teratasnya ke groupset level menengah maupun entry level selang 1-2 tahun setelah release, mean's, electronic shifter yang saat ini hanya tersedia pada groupset Dura-Ace serta Ultegra (XTR di MTB) mungkin bisa kita dapatkan di groupset 105 1-2 tahun yang akan datang, tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.

Nah, dengan knowledge tersebut tentunya anda bisa memilih, mau beli saat ini dengan harga yang mahal atau sabar menunggu sampai electronic shifting dirilis pada groupset level menengah? Budget wise talk's here.

Berikut ini beberapa situs rujukan saya dalam update informasi maupun belajar tentang sepeda:

1. bicycling.com

2. sheldonbrown.com

3. bikerumor.com

4. bikehacks.com

5. bikeradar.com

6. cycling-id.com

7. Forum sepeda di kaskus.id

Selain situs yang saya tulis diatas, tentu masih banyak situs maupun forum sepeda lainnya yang layak untuk dikunjungi, baik dari dalam maupun luar negri.

Next article: Price Tag

Coming soon


Ride On!

Wednesday, 11 February 2015

Epic B2W (Again) Pannier Fall, Big Shower, Flat Tyre, Stuck on Traffic Jam


Tanggal 11 Februari 2015, kembali lagi merasakan "epic" ride. Start dari rumah dalam kondisi kering, berharap stay dry until arrive at office. Shit, its just a dream, setengah perjalanan, hujan mulai turun dengan deras. Huff, terpaksa menepi dan mengenakan rain gear. Lanjutkan perjalanan lagi, sampai di sekitar Jatinegara, sepeda menghantam lubang yang tertutup genangan air, bruakkk... pannier kanan sukses lepas dan menghantam aspal tanpa ampun. Ciittt.....mobil di belakang saya spontan mengerem agar tidak melindas pannier saya yang jatuh di tengah jalan.

Haduh, buru-buru menepikan sepeda dan menyelamatkan pannier yang ada di kolong mobil, hasilnya rain cover sobek karena bergesekan dengan aspal (mungkin dengan mobil juga karena posisi tas sudah berada di kolong mobil). Hiks, pasang kembali pannier ke rak sambil berdoa supaya tidak terlepas lagi.


Karena saya prediksi jalur Jatinegara macet akibat banjir dan sebagian ruas jalan dijadikan posko pengungsian, akhirnya sepeda saya arahkan ke Jalan Pemuda, daerah Rawamangun. Berharap terhindar dari kemacetan, ternyata malah stuck, Wuaaaa....sial sekali. Seakan belum cukup kejadian menyebalkan yang terjadi, tiba-tiba handling sepeda menjadi agak aneh, seperti gejala ban belakang kempes, huftt...langsung menepi dan cek ban belakang... yeah...bocor halus!! Grrrrr....... Bocor seperti ini paling susah dicari penyebabnya kalau dilakukan di pinggir jalan.


Kehujanan, traffic jam plus ban bocor halus, lengkap sudah. Karena sudah terlalu kesal dan kondisi yang kurang kondusif (hujan deras, minim tempat yang kering dan kosong untuk bongkar pasang ban), akhirnya saya pompa saja ban belakang sampai keras dan lanjutkan perjalanan lagi, hasilnya setiap beberapa km harus menepi dan memompa ban belakang kembali.  Capee deh....


Thanks God, akhirnya sampai juga di kantor dalam kondisi lelah, baik secara fisik maupun mental. Masih ada pekerjaan menunggu seharian dan 30km lagi perjalanan pulang yang harus dilalui, and the story goes....


Still...Ride On!

Tuesday, 10 February 2015

Buying 2nd Hand Bicycle


Bagi sebagian orang, memiliki sepeda baru mungkin hanya sebatas mimpi. Ada juga yang merasa sayang mengeluarkan uang untuk membeli sepeda baru. Sepeda bekas menjadi pilihan yang mearik dan affordable bagi mereka.

Layaknya membeli barang bekas, akan jauh lebih baik jika anda memiliki knowledge seputar sepeda agar anda tidak kecewa. Selain pengetahuan dasar, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mempermudah anda mendapatkan sepeda bekas yang sesuai, here they are:

1. Persempit pencarian anda

Sepeda ada berbagai macam tipe, tentukan dulu tipe sepeda apa yang anda inginkan, apakah road bike, hybrid atau MTB? Lanjutkan dengan membuka situs-situs jual beli seperti bukalapak.com atau kaskus.id, anda bisa komparasi harga dan menemukan penjual yang menyediakan sepeda bekas.

2. Cek kondisi frame

Sedikit baret atau ada sebagian kecil cat yang terkelupas adalah hal yang wajar, periksa kondisi frame di bawah BB dan sambungan-sanbungannya, biasanya di bagian-bagian tersebut terdapat retak atau bend (frame melengkung atau miring). 

3. Cek kondisi drivetrain, roda dan suspensi

Setelah anda melakukan pemeriksaan pada frame, tiba gilirannya anda cek kondisi drivetrain, roda dan suspensi. Perhatikan dengan seksama apakah drivetrain mata gear-nya masih tumpul, shifter, RD dan FD masih berfungsi normal/tidak? Lanjutkan dengan cek roda, sedikit speleng its ok, asalkan bukan rim-nya yang miring. Terakhir, cek kondisi suspensi atau fork. perhatikan apakah ada oli yang luber, dan fitur-fitur yang terdapat pada suspensi (lockout, preload, rebound dll.) masih berfungsi dengan baik atau tidak?

4. Cek Feedback

Jika anda akan membeli sepeda bekas dari situs online seperti bukalapak atau kaskus, anda bisa cek reputasi sellernya, selain itu pertimbangkanlah untuk menggunakan rekening bersama saat transaksi agar seller nakal tidak dapat menipu anda. Jika anda ragu, tinggalkan FJB online dan carilah sepeda bekas di toko-toko sepeda lokal.

5. Final set

Oke, anda akhirnya anda punya sepeda, segera bawa ke bengkel sepeda dan lakukan tuning pada sepeda anda, meliputi setting drivetrain dan truing wheelset. Selama anda disana, cek kondisi ban dan grip/bar tape, ganti jika dua part tersebut sudah worn out. Selanjutnya anda tinggal set-up 3 parts yang berpengaruh terhadap kenyamanan anda, yaitu stem, handlebar dan saddle. Ganti jika 3 parts tersebut tidak sesuai dengan anatomi tubuh anda.


Well done, you have a bicycle now!

Strap your helmet and Ride On!




This article based from Bicycling 

Monday, 9 February 2015

Trade In Ban Bekas dengan Schwalbe Dirty Dan/Rocket Ron/Smart Sam

Lama tidak di update karena kesibukan dan cuaca yang kurang mendukung, here a small but good information for you:


Kepada Pelanggan RODALINK yth :

Tahun baru, semangat baru, tapi kalau ban sepeda kamu sudah tidak layak pakai sudah waktunya harus diganti yang baru nih.

Yuk segera diganti, mumpung lagi ada promo menarik nih dari Schwalbe.

TRADE-IN PROMO SCHWALBE
Bawa ban bekas anda ke outlet Rodalink, apapun merek dan kondisinya dengan ukuran 26inci, akan dihargai Rp.150.000/pasang,
Promo berlaku untuk pembelian 2pcs ban Schwalbe tipe Dirty Dan/Rocket Ron/Smart Sam dengan ukuran 26inci.

Jangan sampai ketinggalan, promo berlaku Januari-Februari 2015, di outlet Rodalink diseluruh Indonesia

Jangan lewatkan promo ini hanya di outlet-outlet RODALINK dan stok terbatas!
Tetaplah bersemangat untuk bugar dengan bersepeda...

Terima kasih.

Happy Cycling!
RODALINK




Lumayan kan?

Ride On!



Monday, 2 February 2015

Simply Hack: Seat Tube Fender

Bermula dari melihat downtube fender yang tergeletak menganggur di box part kategori "tidak terpakai/Siap dihibahkan" mulai muncul ide untuk memanfaatkan downtube fender tersebut untuk fender sepeda saya.

Celingak-celinguk, semua sepeda saya sudah menggunakan fender, wah, kira-kira bisa saya pakai buat apa downtube fender ini? Hmm.....

Think...

and...

Aha! Iseng membayangkan downtube fender ini jadi seat tube fender. Mulai lihat-lihat ke arah sepeda saya lagi, mmm....di semua sepeda saya yang multi gear tampaknya agak sulit untuk mengaplikasikannya karena ada kabel FD di belakang seat tube. Lalu teringat si Browniee punya seat tube yang panjang dan tidak ada kabel FD.

Oke, calon sepeda yang akan dipasangi fender sudah ada, sekarang tinggal memikirkan bagaimana cara attachmentnya. Downtube fender ini awalnya menggunakan cable ties untuk attachment, namun saya malas menggunakan cable ties lagi, karena repot untuk dibongkar pasang dan boros. Akhirnya saya memutuskan menggunakan velcro untuk sarana attachment-nya.

Ambil cutter, dan mulai membuat lubang yang seukuran dengan velcro. Easy task. Setelah beberapa menit bermain dengan cutter akhirnya velcro strap terpasang di fender ini. Waktunya uji coba and the result is.....well silahkan nilai sendiri, wkwkwkwk.



Bahan yang dibutuhkan:

1. Downtube fender plastik
2. Velcro strap 2 buah

Peralatan yang dibutuhkan:

- Cutter/gunting

Persyaratan lainnya:

1. Aplikasi ini hanya bisa dilakukan pada sepeda dengan seat tube lurus, untuk seat tube yang melengkung mungkin bisa menggunakan bahan neoprene

2. Paling mudah diaplikasikan pada sepeda yang tidak menggunakan FD atau menggunakan FD down pull

3. Jika spacenya tidak memungkinkan menggunakan downtube fender secara penuh, anda bisa potong-potong downtube fender tersebut sampai sesuai :D

4. Perhatikan juga apakah paha atau betis anda mengenai seat tube fender atau tidak, jika kena, silahkan potong-potong juga untuk disesuaikan :D




Run with fats, not oils

Ride On!