Pages

Wednesday, 24 December 2014

10 Inovasi Yang Mempengaruhi Dunia Sepeda

Perkembangan teknologi di dunia sepeda semakin cepat dan maju. Bobot sepeda semakin ringan, tipe frame semakin spesifik, efisiensi daya dalam drivetrain yang meningkat dan banyak lagi kemajuan teknologi yang bisa kita lihat dan nikmati saat ini.

Namun dibalik semua inovasi tersebut, ada 10 hal yang merubah dunia sepeda secara signifikan. Apa saja? Check this out:

1. Quick Release Skewers


Ditemukan oleh Tullio Campagnolo, QR skewer saat ini menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan pada mayoritas sepeda modern. QR banyak digunakan karena praktilitas dan kemudahan dalam menguperasikannya. Anda tinggal pull off levernya, putar berlawan arah jarum jam dan roda anda sudah bisa terlepas dari sepeda. No tools required and less time to do.

2. Clipless Pedals


Pertama kali dikembangkan oleh Look, dengan meniru cara kerja ski binding mereka. Saat ini clipless pedal menjadi hal yang common digunakan oleh para pro riders. Bahkan casual cyclist seperti saya saja senang menggunakan clipless pedal, hahahahaha. Clipless pedal disukai karena kemampuannya untuk power delivery dan clip in-out yang lebih efisien dibandingkan dengan pedal biasa ataupun clip pedal. Saat ini banyak sekali tipe clipless pedal, dimana setiap pabrikan mempunyai desain yang berbeda-beda dan tentunya mempunyai kelebihan dan keunggulannya masing-masing.

3. Carbon Fiber


Nah ini, material eksotis yang merubah bobot parts/sepeda secara drastis dari tahun ke tahun. Hampir semua parts sepeda bisa dibuat dari carbon fiber kecuali karet ban, hehehehehe. Trek Emonda membuat dunia sepeda terkesima dengan bobotnya yang hanya 4,6 kg dalam kondisi fullbike!!. Selain menggoda dompet para weight weenies, carbon fiber juga menawarkan fleksibilitas dalam manipulasi tubing. Dengan menambahkan layer, resin yang berbeda, bahkan wave yang berbeda pabrikan bisa mensetting bagian mana yang perlu dibuat flex, bagian mana yang perlu dibuat stiff.

4. GPS computers


Garmin menjadi device yang happening digunakan oleh cyclist saat ini. Garmin menawarkan fitur GPS dnegan kemampuan plus-plus-plus hahahahaha. Cyclist dapat mengetahui route, max speed, current speed, elevation dll. hanya dari satu device yang terpasang di handlebar. Selain itu cyclist juga bisa narsis performanya dengan upload ke Strava. Rute-rute yang tadinya hanya diketahui oleh orang lokal, kini dapat diketahui oleh seluruh orang.

5. Electronic Groupset


Wecome to the new age of drivetrain!! Saat ini pengembangan electronic drivetrain masih tahap baby sepertinya, kenapa baby? Karena hanya groupset kelas atas yang baru punya fitur seperti itu (Ultegra dI2, Dura-Ace dI2 dll) Sepertinya kita perlu menunggu beberapa tahun lagi agar grupset low end pun punya fitur electronic shifting. Electronic shifting membuat kita say goodbye kepada kabel shifter dan tidak perlu pusing setting RD dan FD lagi. Bukan tidak mungkin kedepannya ada fitur electronic braking dan automatic shifting.

6. Pneumatic tyres


Many thanks to Mr. Dunlop, pneumatic tyre mempunyai dampak yang sangat signifikan pada laju dan kenyamanan kendaraan, sepeda termasuk yang terkena dampak positif dari ditemukannya ban bertekanan. Bayangkan jika sampai saat ini ban sepeda masih pakai ban mati, hehehehehe.

7. STI levers


Shimano Total Integrated lever, mempunyai pengaruh yang sangat signifikan di dunia sepeda, improve handling, kecepatan pindah gigi maupun kenyamanan dalam bersepeda. Pabrikan lain seperti Sram dan Campagnolo pun membuat brifter masing-masing tidak terlepas dari konsep dasar desain STI.

8. Aluminium Wheel Rim


Pada awalnya roda sepeda dibuat dari kayu, lalu setelah James Watt menemukan mesin uap, maka roda dari kayu perlahan digantikan oleh roda dari besi. Seiring perkembangan teknologi, bahan aluminium sekarang banyak digunakan untuk membuat roda sepeda. Ringan, anti karat, dan braking yang efisien membuat aluminium wheels masih stay in here walaupun carbon wheels banyak bermunculan. Pada beberapa carbon wheels, bahkan masih menggunakan aluminium pada brake line-nya karena sampai saat ini carbon belum bisa mengalahkan aluminium dalam hal braking efficiency.

9. Lycra


Roadies wear lycra, hehehehhe, bahan yang satu ini membuat perubahan yang drastis dalam pakaian bersepeda. Cyclist saat ini bisa mengenakan pakaian yang body fit namun fleksibel, bahkan pakaian sepeda saat ini berpengaruh dalam meningkatkan aerodinamika. Selain kostum untuk bersepeda, lycra juga banyak digunakan untuk compression clothes dan pakaian olahraga lainnya.

10. Derailleur Gears


Sebelum ada derailleur gear, kita hanya mengenal drivetrain single gear. Pada tour de france terdahulu, pembalap sepeda harus menepi, melepas roda belakang dan memutar posisinya hanya untuk mengganti gir yang akan digunakan untuk menanjak. Bagi beberapa orang single gear memang tidak jadi masalah. Tapi mayoritas akan berpendapat "its pain in the ass". Sistem pemindah gigi ini akhirnya berpengaruh sekali terhadap akselerasi maupun AVG speed yang dicapai oleh seorang cyclist.


Run with fats, not oils.

No comments: