Pages

Monday, 28 July 2014

Happy Eid Mubarak



n:Joy

Wednesday, 23 July 2014

Upgrade For Comfort (Part 1)

Pada artikel serial sebelumnya saya sudah membahas tentang upgrade parts dengan tujuan speed, kali ini saya akan membahas upgrade parts dengan tujuan comfort. Inti dari upgrade for comfort sebenarnya mudah saja, semua contact point antara anda dan sepeda harus dibuat “pas”. Mari kita lihat gambar di bawah ini:

 

Dari gambar diatas terlihat contact point antara cyclist dengan sepeda secara garis besar ada 3, yaitu handlebar, saddle dan pedal. Itulah sasaran anda jika ingin upgrade kenyamanan saat bersepeda :D. Artikel ini akan dibuat serial karena terlalu banyak materi yang harus dibaca jika dibuat dalam satu artikel, stay tune at cycliststory.blogspot.com untuk mengetahui update berikutnya.

1. Have you ride a correct frame size?

Yup, sebelum membahas 3 kontak poin diatas, make sure frame sepeda yang anda miliki sesuai dengan tinggi badan dan inseam anda. Secara garis besar, frame sepeda dibagi menjadi beberapa ukuran layaknya pakaian, ukuran tersebut dimulai dari XS-S-M-L-XL, beberapa pabrikan menggunakan angka dalam ukurannya. Angka tersebut biasanya berasal dari panjang seattube atau toptube(Giant). 


Tabel di bawah ini dapat membantu anda untuk menemukan size frame yang sesuai dengan tubuh anda.

http://www.pedalforth.co.uk


Selain berdasarkan tabel diatas, sebetulnya ada jasa untuk bike fitting seperti retul dsb, namun saya tidak akan membahas hal tersebut disini, jika anda punya dana lebih untuk bike fitting silahkan dicoba saja, dan bagi-bagi pengalamannya ya disini :D



Kenapa sih size frame penting sekali? Analoginya jika anda menggunakan sepatu yang kebesaran atau kekecilan, anda merasa nyaman atau tidak? Mau sepatunya mahal sekalipun, jika ukurannya tidak sesuai dengan kaki anda maka sepatu itu tidak akan nyaman dipakai. 

Om, saya suka frame A, tapi adanya ukuran s, padahal saya harusnya pakai ukuran m, enaknya dibeli atau ngga ya om? Sudah kebelet nih. Jawabannya, silahkan beli, berbeda dengan pakaian, untuk size frame sepeda, lebih baik kekecilan 1 ukuran dibandingkan kebesaran 1 ukuran. Why? Ada beberapa alasan, yaitu estetika, safety dan performa.

1. Estetika
Have you ever seen roadbike with 50 or 60mm stem and drop seatpost? Like this picture
ilustrasi stem pendek dan seatpost ceper

Bandingkan dengan gambar ini


Lihat proporsi panjang stem dan ketinggian saddlenya, anda lebih suka yang mana? Lebih terlihat "normal" yang mana?

2. Safety


Bayangkan saat anda berhenti dan turun dari sadel lalu selangkangan anda terantuk toptube, it hurts right? Hal itu terjadi jika frame anda lebih besar dari seharusnya :D, Bagaimana jika frame kekecilan? Yaa ga ada masalah selangkangan terantuk toptube sih, namun handling menjadi lebih tidak stabil. Jika tidak terbiasa tentu membahayakan diri anda sendiri.

3. Performa

Clear kan? Selain itu, makin besar frame anda tentu saja bobotnya semakin berat karena ada material yang lebih banyak. Jika frame terlalu kecil efeknya ada di handling yang liar, beberapa cyclist bahkan sengaja menggunakan frame lebih kecil karena gaya ridingnya yang agresif.
Oke, stop dulu disini, tunggu lanjutan artikel ini di "Upgrade For Comfort (Part 2)"




n:Joy





Tuesday, 22 July 2014

Welcome New President of Republic Indonesia, Please Keep Cycling And Humble

Setelah proses Pilpres yang cukup ramai, per tanggal 22 Juli 2014, KPU akhirnya menetapkan bahwa pasangan capres no. urut 2, Jokowi-JK sebagai pasangan yang dipilih oleh rakyat sebagai Presiden-Wakil Presiden Indonesia 2014-2019. Kemenangan mereka sesungguhnya adalah kemenangan rakyat Indonesia. Mari bantu dan doakan mereka untuk mewujudkan visi, misi dan strateginya dalam membangun "Indonesia Hebat".



Harapan saya, selain mereka mampu mewujudkan visi, misi dan strateginya serta mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia, semoga Bapak Jokowi masih bisa tetap bersepeda seperti saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Tolong terus berikan contoh dan dukungan kepada masyarakat untuk menjalani hidup sederhana.

Jokowi sepedahan :D



Last, salam 3 jari om dan tante, Persatuan Indonesia!





n:Joy

Trusted Seller List (1st Update)

Lanjut lagi daftar trusted sellernya, artikel ini merupakan update pertama dari artikel "Trusted Seller List".

What's new? Ada tambahan 4 nama seller yang pernah bertransaksi dengan saya.

Sebelum anda baca artikel ini lebih lanjut, perlu diketahui saya tidak bertanggung jawab atas segala kemungkinan yang terjadi saat anda tranksaksi dengan seller yang saya publish. Jadikan artikel ini sebagai referensi dan tetap berhati-hati saat transaksi.



Last, the choice is yours.

1. Dheedot
Find at bukalapak.com 
Lokasi Tangerang
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai jutaan rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa nego.

2. Rico Bike Surabaya
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit nego. Fleksibel dalam pemilihan jasa pengiriman.

3. Sapari Bike Shop
Find at bukalapak.com
Lokasi Semarang
Sudah dua kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Punya BBM dan Whatsapp tapi maunya di-SMS. Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit nego. Punya banyak barang copotan yang harganya lumayan bersaing.

4. Nugroho Idie
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga parts sangat bersaing dengan seller lainnya selain itu mudah untuk retur barang.

5. Kc Sports
Find at bukalapak.com 
Lokasi Jakarta
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga standar, tidak bisa di nego.

6. Sandy Nur
Find at bukalapak.com
Lokasi Jakarta
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit di nego.

7. Cks Cloth
Find at bukalapak.com
Lokasi Bandung
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga tidak bisa di nego.

8. Part Keirin
Find at bukalapak.com
Lokasi Jakarta
Satu kali transaksi COD dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah. Barang sesuai dengan foto, harga pas dan pantau terus Twitternya untuk tahu diskon dan promo parts.

9. taurusdistrostore
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga tidak bisa di nego.

10. Ung Mtb
Find at bukalapak.com
Lokasi Kendal
Beberapa kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit di nego.

11. A. Taufan S Pro
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit di nego.
12. Hidayat Sjamsoehadi
Find at bukalapak.com
Lokasi Jakarta
Satu kali transaksi dengan seller ini, saya datang langsung ke toko. Distributornya brand Mosso, harga masih bisa nego.

13. Bagus Gowes
Find at bukalapak.com
Lokasi Yogyakarta
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga pas.
 14. Chiro Bike
Find at bukalapak.com
Lokasi Depok
Beberapa kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa nego.
Selain seller yang saya sebutkan diatas, ada beberapa seller lain yang bisa dipercaya, namun mereka bukan pedagang. Daftar seller tersebut akan saya update pada artikel berikutnya, stay tune at cycliststory.blogspot.com untuk updatenya.

n:Joy

Monday, 21 July 2014

3R41N T35T (Brain Test)


Relax, smell the coffee n:Joy

Should I Cut Her Off?

Berawal dari obrolan ringan di grup Whats App Cycling-id (well, berubah nama jadi terong-id, wkwkwk ) tentang seorang cyclist yang mau menjual frame barunya hanya gara-gara memotong steerernya terlalu pendek, saya dapat inspirasi membuat artikel ini.

Slam the stem and cut her off!!

Topik bahasannya sih mudah saja, sebaiknya steerer dipotong sampai pas sehingga "slam the stem" atau sebaiknya disisakan sehingga harus menggunakan spacer/cone dalam instalasi stem? Jika disisakan, sebaiknya berapa cm steerer yang disisakan? (panjang steerer dihitung dari bagian atas headset)


Slam the stem? Yes! Cut her off? No!

Dari beberapa cyclist yang saya kenal semuanya berbeda dalam menanggapi hal tersebut, ada yang suka "slam the stem" sehingga memotong habis steerernya, ada juga yang masih menyisakan steerernya beberapa cm lebih panjang dari kebutuhan (saya termasuk golongan ini :D). Ada berbagai macam alasan yang mereka kemukakan atas pilihannya, silahkan lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui alasan-alasan tersebut.

Cut her off!! Why??

1. Pro look
2. Suka mode riding agressive
3. Save weight
4. Frame oversize
5. Lebih aerodinamis
6. Geometri frame endurance tapi ingin mode agressive
7. More speed
Cons:
1. Harus ganti stem dengan angel degree positif jika ingin comfort mode
2. Susah jual framesetnya, kecuali dapat buyer yang suka slam the stem juga

Just cut her a little.. Why?

1. Mudah untuk mengganti mode riding, mulai dari agressive, flat sampai comfort. Anda tinggal mengatur tinggi rendah stem dengan memainkan posisi spacer.
2. Berdasarkan pengalaman salah satu member cycling-id, sisa spacer di atas stem bisa untuk gantungan barang :D.
3. Frameset lebih mudah dijual (menurut pegawai toko sepeda)
4. Frame undersize

Cons:
1. Amateur look :D
2. Goodbye aerodynamic
3. Add some weight on your bike
4. Kadang di-bully oleh member cycling-id yang suka slam the stem, "situ jualan spacer?" :D

Friday, 18 July 2014

Trusted Seller List

Bagi om dan tante yang mungkin merasa bingung dan takut belanja parts sepeda secara online, saya akan berbagi pengalaman bertransaksi online dengan beberapa pedagang sepeda. Sebelum anda baca artikel ini lebih lanjut, perlu diketahui saya tidak bertanggung jawab atas segala kemungkinan yang terjadi saat anda tranksaksi dengan seller yang saya publish. Jadikan artikel ini sebagai referensi dan tetap berhati-hati saat transaksi.



Last, the choice is yours.

1. Dheedot
Find at bukalapak.com 
Lokasi N/A
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai jutaan rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa nego.

2. Rico Bike Surabaya
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit nego. Fleksibel dalam pemilihan jasa pengiriman.

3. Sapari Bike Shop
Find at bukalapak.com
Lokasi Semarang
Sudah dua kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Punya BBM dan Whatsapp tapi maunya di-SMS. Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit nego. Punya banyak barang copotan yang harganya lumayan bersaing.

4. Nugroho Idie
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga parts sangat bersaing dengan seller lainnya selain itu mudah untuk retur barang.

5. Kc Sports
Find at bukalapak.com 
Lokasi Jakarta
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga standar, tidak bisa di nego.

6. Sandy Nur
Find at bukalapak.com
Lokasi Jakarta
Sudah berkali-kali transaksi dengan seller ini, mulai dari nominal yang kecil sampai ratusan ribu rupiah, dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit di nego.

7. Cks Cloth
Find at bukalapak.com
Lokasi Bandung
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga tidak bisa di nego.

8. Part Keirin
Find at bukalapak.com
Lokasi Jakarta
Satu kali transaksi COD dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah. Barang sesuai dengan foto, harga pas dan pantau terus Twitternya untuk tahu diskon dan promo parts.

9. taurusdistrostore
Find at bukalapak.com
Lokasi Surabaya
Satu kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga tidak bisa di nego.

10. Ung Mtb
Find at bukalapak.com
Lokasi Kendal
Beberapa kali transaksi dengan seller ini dengan nominal ratusan ribu rupiah dan transaksi tersebut tanpa melalui perantara (rekber). Barang sesuai dengan foto dan harga masih bisa sedikit di nego.
Selain seller yang saya sebutkan diatas, ada beberapa seller lain yang bisa dipercaya, namun mereka bukan pedagang. Daftar seller tersebut akan saya update pada artikel berikutnya, stay tune at cycliststory.blogspot.com untuk updatenya.

n:Joy



Wednesday, 16 July 2014

Bike Mayhem Mountain Racing, iOS & Android Game

Mau main downhill tanpa ke gunung?

Mau main free ride tanpa rasa sakit akibat failed saat nge-trick?

Silahkan mainkan game Bike Mayhem Mountain Racing (BMMR) :D


BMMR merupakan game bersepeda dengan genre downhill dan free ride. Objective pada BMMR hanya ada dua, time trial dan trick. Track yang tersedia pada BMMR terdiri dari 19 pegunungan yang berbeda dengan lebih dari 100 trail.

Yang menyenangkan dari game ini adalah gameplay yang sederhana namun tricky, game control yang bisa di adjust sesuai keinginan (tilt atau button drive) dan juga ada fitur upgrade komponen agar permainan menjadi lebih seru.


Saya sudah download dan coba memainkan BMMR (V 1.3.6) pada device saya, Samsung Galaxy Note 8", works very well dan addicted :D. Worthy untuk dicoba bagi om dan tante yang suka bersepeda, apalagi yang suka x-treme games, BMMR sudah lumayan cukup untuk memuaskan nafsu anda. Oh iya, bagi om dan tante yang mau coba download game ini dari jalur belakang alias mencari yang gratisan, jangan download  apk v 1.2 yang telah di modifikasi dengan fitur unlock all gear dan unlimited booster. Setelah 1st mountain, gamenya akan error dan anda tidak bisa melanjutkan permainan ke mountain berikutnya.


Bike Mayhem Mountain Racing Mod (Unlimited Booster & Unlocke...

© Copyright 2014 | http://filechoco.com | File Choco™
Mau coba game ini? Silahkan download di Google play bagi pengguna Android dan itunes bagi pengguna Apple. Waitt!! Mana link gratisannya? Silahkan googling dengan keyword bike mayhem mountain racing apk, banyak kok web yang memposting apk-nya. :D.



Rate: 4/5
Picture: 5/5
Gameplay: 4/5
In words: A good mobile game, but more better if free and you've got some boosters rewards after finish a few objective.


n:Joy



KOM Is Nothing Now






:D

n;Joy

Tuesday, 15 July 2014

Kammtail Virtual Foil, What Is That?


Kammtail merupakan istilah dari industri otomotif yang dicetuskan pada tahun 1930-an, istilah ini diambil dari nama ahli aerodinamika Jerman, Wunibald Kamm. Kammtail secara mudah adalah desain aero shape yang ekornya dipotong :D. Silahkan lihat gambar di bawah ini.

KVF (Kammtail Virtual Foil)
Kammtails Virtual Foil adalah teknik memanipulasi aerodinamika, bertujuan untuk mendapatkan aero shape namun dengan meminimalisir efek crosswind. Seperti yang kita ketahui, sepeda aero rata-rata mempunyai tubing shape seperti ini:

Aero Shape
Desain seperti diatas memang terbukti meminimalisir drag dari arah depan, namun bagaimana jika terkena cross wind? Gambar di bawah ini akan menjelaskan perbedaan efek KVF shape dengan aero shape.


KVF sendiri merupakan konsep yang digunakan oleh Trek dalam mengembangkan Roadbike dan Tri-Bike mereka. KVF digunakan pada down tube, seat tube, seat stays, dan fork blade. 



Perlu diingat, KVF hanya efektif menghadapi crosswind dengan angle 10 derajat dari depan, jika ada angin datang tepat dari arah jam 3 atau jam 9 ya sepeda ini tetap saja speerti layangan :D. tapi seberapa sering sih terkena angin betul-betul dari arah jam 3 atau jam 9? :D


n:Joy


Monday, 14 July 2014

Upgrade For Speed (Part 3, End)

Lanjut lagi pembahasannya om dan tante, masih seputar upgrade sepeda untuk menambah kecepatan. Setelah saya membahas tentang rolling resistance di sini dan diet ketat bobot sepeda di sini, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang efek aerodinamika pada kecepatan. Hmm, disini pembahasannya akan lebih banyak mengambil bahan dari roadbike, karena di dunia roadbike-lah aerodinamika paling terasa efeknya.

3. More aero, more speed.

By the way, aerodinamika itu apa ya? Aerodinamika diambil dari kata aero dan dinamika yang bisa diartikan udara dan perubahan gerak dan bisa juga ditarik sebuah pengertian yaitu suatu perubahan gerak dari suatu benda akibat dari hambatan udara ketika benda tersebut melaju dengan kencang. (purnama-bgp.blogspot.com).




Memangnya aerodinamika sangat berpengaruh pada kecepatan yang bisa dicapai oleh sepeda? Sepeda kan jalannya lambat. Eitss, sepeda itu memang kendaraan dengan human powered, namun dengan berbagai kecanggihan teknologi kecepatan yang bisa dicapai oleh sepeda saat ini dapat dikatakan setara dengan motor 50cc :D. Masa sih? Tidak percaya? Baca terus artikel ini.

Saya punya data tentang kecepatan rata-rata cyclist reguler dan pro cyclist, kutip dari latimes.com, dimulai dari flat area, kecepatan rata-rata regular cyclist: 27,36 to 28.97 kmh. Pro cyclist: 40.23 to 45.06 kmh. Untuk rute berbukit, kecepatan rata-rata reguler cyclist: 14.48 to 16.09 kmh. Pro cyclist: 33.80 to 40.23 kmh. 40 kmh itu kurang lebih sama dengan kecepatan di gear 2 pada bebek 110cc 4 tak, amazing right?

Oke, lalu berapa persen aerodinamika mempengaruhi cyclist? Saya kutip dari www.exploratorium.edu On a flat road, aerodynamic drag is by far the greatest barrier to a cyclist's speed, accounting for 70 to 90 percent of the resistance felt when pedaling. Sedangkan dari situs cervelo saya dapat tabel ini:
 
Dr. Andrew Coggan Ph.D., “The individual pursuit: demands and preparation” - See more at: http://www.cervelo.com/en/engineering/thinking-and-processes/aerodynamics.html#sthash.oFOmZ4pw.dpuf
Ho, ho, ho, see the fact? Lalu daftar belanjanya apa nih? Gampang kok, semua parts sepeda anda ganti dengan yang aero :D, sebagai panduan, ini ada tabel dari cervelo tentang bentuk shape dan tahanan anginnya:


 
Dari tabel diatas, terlihat bahwa bentuk tear drop mempunyai drag yang lebih kecil dibandingkan shape lainnya. Jadi anda tinggal cari parts yang shapenya tear drop atau oval.



Walaupun sepeda anda paling ringan, sangat aerodynamis, mempunyai friksi dan rolling resistance sangat kecil, semua hal itu akan percuma jika tubuh anda overweigth, karena yang paling tidak aero dari sepeda adalah penunggang sepedanya sendiri :D

Sebetulnya ada lagi hal yang katanya mempengaruhi speed, yaitu power transfer, hal ini terkait dengan tingkat kekakuan parts (stifness), berhubung saat ini carbon dan pola rajutannya bisa dimanipulasi sedemikian rupa, hasilnya adalah parts tersebut bisa stiff di beberapa bagian dan bisa flex di bagian lainnya. Jadi pendapat more stiffness = more speed sudah tidak berlaku. Harsh ride tentu saja akan menurunkan performa cyclistnya sehingga speed yang didapat akan menurun karena fatigue pada tubuh pengendaranya
 

Akhirnya artikel upgrade for speed selesai sampai disini, semoga bisa membantu om dan tante dalam memilih atau merakit sepeda yang kencang :). Sesungguhnya, upgrade yang paling terasa efeknya adalah upgrade tubuh anda sendiri, dan kali ini tidak ada jalan pintas :). Sepeda terkencang bisa anda beli jika anda punya uang, upgrade tubuh harus melalui, pain, suffer dan latihan yang takes a lot of times.


n:Joy


Friday, 11 July 2014

Upgrade For Speed (Part 2)

Mari kita lanjutkan pembahasannya, om dan tante yang belum sempat membaca bagian satu, bisa dilihat di link ini: Part 1. Setelah meminimalisir gesekan, sekarang kita lanjutkan dengan metode berikutnya untuk menambah kecepatan, yaitu :

2. Less Weigth, Less Effort, More Speed

Simpel kan? Sepeda hanya alat penyalur daya, sumber penggeraknya ya cyclist itu sendiri, supaya cyclist bisa hemat tenaga dan bisa mendapatkan kecepatan maksimal tentu saja selain meminimalisir gesekan, beban yang dibawa oleh cyclist harus seringan mungkin. Make it simple, upgrade parts sepeda anda seringan mungkin :D, semua parts bisa diganti dengan yang lebih ringan. Untuk urutan upgradenya kurang lebih seperti ini:

1. Wheelset
2. Fork
3. Frame
4. Crankset
5. Sprocket
6. Part lainnya

Malas mengkomparasi satu persatu bobot parts sepeda anda? Butuh panduan bagaimana meringankan sepeda anda? Silahkan kunjungi http://weightweenies.starbike.com/ Perlu diketahui, makin ringan sepeda yang anda bangun, biasanya makin ringan juga isi dompet anda :D FYI, saat ini ada Trek Emonda yang diklaim oleh pabrikan sebagai "the lightest production road frame ever"
 
Trek Emonda SLR
Keren ya? Berat fullbike (Trek Emonda SLR) diklaim hanya 4.6kg, Woww, amazing!! Harganya juga tidak kalah WAOOW, hanya 11.000 rupiah, eh salah, 11.000 poundsterling, edannnn :, Walaupun begitu, ternyata masih belum bisa mengalahkan sepeda custom yang ada di weight weenies.

 
Berat total sepeda diatas hanya 4,16kg , :O Selamat pusing om dan tante, kita lanjutkan artikel ini pada posting berikutnya.


n:Joy


 

Just....


All the pain you got...

All the angriest feeling to someone...

Whole sadness situations....

Every shit happens to you....


Just endure it


God tested you..

Over and over again...


Just enjoy it


Never lose your mind...

Never lose your grip...

Never lose a hope..


Just life with that


Just........be grateful you're a life and prepares to die well.




Thursday, 10 July 2014

Upgrade for Speed (Part 1)

Hmm, mana suaranya speed loveeerss??? :D

Pada posting kali ini, saya akan berbagi informasi tentang upgrade parts dari sepeda dengan orientasi speed, jadi jangan heran jika pada artikel ini tidak ada satupun keterangan yang menyangkut kenyamanan saat bersepeda :D Berhubung materinya cukup banyak, artikel ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian. Saya akan mulai dengan daftar upgrade parts yang termurah sampai termahal :). Keep reading.

1. Minimize Rolling Resistance



Makin besar hambatan maka akan makin besar effort yang anda perlukan dan tentu saja sangat berpengaruh kepada kecepatan yang anda capai. Upgrade pertama untuk minimize rolling resistance adalah upgrade ban luar.

Bagaimana caranya saya tahu ban merk A lebih minim rolling resistance-nya dibandingkan dengan ban merk B? Yang jelas tidak ada pabrikan ban yang mencantumkan rolling resistance dari setiap ban, jadi tidak perlu susah payah mencari informasi tersebut. Lho? Terus Bagaimana? Silahkan cek TPI (Thread Per Inch) dari setiap ban, makin besar TPI-nya makin kecil rolling resistancenya karena max psi-nya juga biasanya semakin tinggi (Contoh: Schwalbe Ultremo ZX max psi-nnya sampai dengan 145 psi, bandingkan dengan Schwalbe Lugano yang hanya sanggup menahan tekanan angin sampai 120 psi).



Selain jumlah TPI, anda juga perlu mempertimbangkan jalur yang akan anda lalui, jika jalurnya basah, ya pakailah ban basah, jangan pakai ban kering. Pengenalan permukaan trek sangat diperlukan disini, terutama jika anda main MTB, salah pilih thread bisa jadi bencana, misalkan anda menggunakan Maxxis Medusa (Mud tyre) pada trek hardpack dan kondisinya kering, dijamin lelet dan cepat capai. Ban dengan TPI tinggi biasanya harganya cukup mahal, jadi choose wise dan banyaklah cari review dari ban yang anda incar.

Apakah hanya ban saja yang perlu diupgrade untuk minimize rolling resistance? Masih ada parts lain yang bisa diupgrade kok :D Parts selanjutnya adalah bottom bracket, cari yang outer board dan ganti bearing atau upgrade levelnya, misalkan dari BB 105 ganti ke Dura-ace atau ganti bearing biasa dengan ceramic/tiramic bearing. Jika ada dana lebih jangan lupa jockey pulley pada RD diupgrade juga. Sebentarrrr!! Apa hubungannya upgrade BB dan jockey pulley dengan menambah kecepatan? Hubungannya adalah meminimalisir hambatan yang timbul akibat gesekan pada BB dan jockey pulley, sehingga anda bisa lebih hemat tenaga dan tentunya less effort.



Last, upgrade hub atau ganti wheelset, untuk upgrade hub anda bisa mengganti bearingnya atau ganti satu set sekalian :D, sedangkan untuk wheelset ya ganti satu set dong, hehehehe. Makin mahal wheelset yang anda beli, biasanya semakin loncer dan minim rolling resistance pada hub/freehubnya. Ganti wheelset dari clincher menjadi tubular juga sangat mempengaruhi speed anda, ban tubular biasanya sanggup menahan pressure sampai dengan 160 psi.



Sebenarnya ada satu lagi parts yang bisa diupgrade terkait dengan meminimalisir rolling resistance, tapi biasanya pertimbangan orang untuk upgrade parts tersebut lebih kepada stiffness dan grip, yaitu pedal. Jadi pembahasannya kurang pas di sini.

Dengan upgrade parts diatas sudah sangat signifikan perbedaan speed yang anda capai antara sepeda stock dan sepeda yang telah anda modifikasi. Budgetnya juga sudah lumayan menguras isi tabungan anda :D so, think wise before you buy it.

Stay tune.


n:Joy

Wednesday, 9 July 2014

P2SR (Pertolongan Pertama Sepeda Rusak)


Sebagai cyclist yang rutin menggunakan sepeda sebagai alat transportasi dan sarana bersenang-senang, saya pernah mengalami berbagai shit happens saat bersepeda. Sebel sih, tapi mau bagaimana lagi? Sometimes our luck was running out right? Kasus yang sering terjadi adalah ban bocor, baut parts agak kendur dan terkadang shifting sedikit bermasalah. Pada artikel kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai tools dan spare parts yang biasanya saya bawa kemanapun saat bersepeda. 

Lupakan dan segera tutup halaman ini jika anda selalu ditemani car support saat bersepeda :D

Tools:

1. Multi tools, terdiri dari beberapa ukuran hex key, philips dan flat screwdriver serta chain tools.
2. 2 tire lever, (3 lebih baik lagi :D)
3. 2 x 15" wrench (saya sering menggunakan fixie untuk sepeda sehari-hari)
4. 1 CO2 Canister
5. Hand pump
6. Patch cold
7. Senter kecil

Spare parts:
1. 1 ban dalam (make it 2 jika long ride)
2. 4 Zip tie
3. 1 plastik klip ukuran medium
4. Potongan ban dalam

Dengan beberapa parts dan tools diatas, saya bisa menambal/mengganti ban dalam yang bocor, menaikkan tekanan angin yang berkuran pada ban, mengencangkan baut-baut yang kendur, membetulkan RD/FD yang bermasalah saat shifting, memasang rantai yang lepas dan menyelamatkan gadget serta kartu berharga dari air. Zip tie dan potongan ban dalam bisa menjadi penyelamat saat ada parts yang patah sehingga harus diikat agar tidak mengganggu saat bersepeda.

Oh iya, ada satu video gokil dari GCN, saya belum pernah coba, tapi bolehlah anda ketahui dan ingat tips dalam video di bawah ini:


Sekian, semoga membantu.



n:Joy

Tuesday, 8 July 2014

Have A New Bike: The First To Do

Sebagian besar om dan tante mungkin pernah merasakan kegembiraan ketika mendapatkan sepeda baru :D. Apa yang om dan tante rasakan ketika itu? Adrenaline rush? A hugeee of joyness? Dreaming of cycling trips? Yup, masih banyak lagi mungkin perasaan yang om dan tante alami ketika mendapatkan sepeda baru.

Excited
Sebagian besar dari hobiis dan cyclist pemula yang saya ketahui kebanyakan langsung memikirkan parts yang akan di upgrade :D, Kacau ya? Baru punya sepeda langsung memikirkan upgrade! Hahahahaha. Di artikel kali ini, saya akan berbagi beberapa hal yang saya lakukan saat memiliki sepeda baru.

Saat pertama kali menerima sepeda baru, saya selalu membuang jauh-jauh bayangan mengupgrade parts, kenapa? Saya punya prinsip memaksimalkan parts yang ada dan upgrade jika saya butuhkan, bukan saya inginkan. Well, yang saya lakukan pertama kali biasanya cek dengan detail semua parts yang ada di sepeda, mulai dari drat baut di frame sampai wheelsetnya true atau tidak. Istilah mudahnya looking inspection, yang dicari itu potensi dent karena gesekan kabel dengan frame, jalur kabel yang mungkin tidak sesuai dan apakah stem sudah lurus dengan frame atau tidak.

Setelah selesai melakukan pengecekan, step berikutnya adalah mulai mensetting sepeda sesuai dengan postur dan kelenturan tubuh saya pada waktu itu. Sesi ini dapat memakan waktu yang cukup lama, dan disinilah biasanya timbul kebutuhan untuk mengganti/mengupgrade parts jika parts tersebut tidak sesuai dengan anatomi tubuh saya.

Dalam sesi setting pertama kali, yang saya lakukan pertama kali adalah adjustment posisi dan sudut dari brake lever serta shifter, ini penting, karena kenyamanan saat shifting sangat dipengaruhi oleh dua hal tersebut (selain level drivetrainnya), selanjutnya setting drivetrain.

Posisikan sepeda pada standar segitiga dan mulai pedalling sambil shifting, klik, klik, klik, klik, klik, saya coba kombinasi dari setiap chainring dan cog yang tersedia. Jika ada yang tidak pas yang tinggal disetting dulu lewat barrel adjuster, masih tidak pas juga, ambil obeng plus ukuran kecil, masih tidak pas juga? Ambil kunci L untuk reset posisi RD atau FD. Setelah setting drivetrain selesai, saya lanjutkan dengan mensetting saddle heigth dan memompa ban sesuai dengan tekanan sesuai yang tertulis pada dinding ban.

Drivetrain adjusment
Langkah berikutnya adalah setting rem, apakah tarikan brake lever sudah sesuai dengan keinginan saya atau belum, apakah disc atau rim bergesekan dengan brake pad, semuanya selesai dengan kunci L serta tang (mekanik) dan jika menggunakan rem hidrolik, terkadang harus bleeding (sampai sekarang masih belum bisa bleeding sendiri :D). Jika sepeda tersebut menggunakan suspensi yang bisa diadjustment rebound dan preloadnya ya tinggal diset sesuai dengan berat badan saya. Yang terakhir, jangan lupa check quick release atau baut as roda. :)

Brake lever main check
Caliper check
Ok, done, lets try to ride it, kendarai pelan-pelan sambil rasakan input dari seluruh organ tubuh saya saat berkendara. Biasanya dari sesi tersebut saya perlu melakukan setting posisi dan sudut saddle, settingan pabrik/toko jarang sekali langsung fit dengan tubuh saya :D.

Dari pemaparan di atas om dan tante bisa menarik kesimpulan, bahwa yang pertama kali saya lakukan saat mendapatkan sepeda baru adalah mensetting sepeda tersebut agar nyaman dikendarai. Comfort and safety first, speed, akselerasi dan agility itu bisa diadjusment sesuai dengan kebutuhan saat saya sudah tune-in dengan sepeda tersebut.

Test ride :D
FYI, penting untuk mesetting sepeda anda secara berkala, karena settingan pertama dapat berubah sesuai kebutuhan dan fleksibilitas tubuh anda. Biasanya yang berubah adalah saddle heigth, saddle angle, dan handlebar heigth. Selain itu, stem, handlebar dan saddle biasanya merupakan part yang sering diganti karena panjang stem nya yang tidak sesuai, lebar dan kontur handlebar yang tidak sesuai serta kontur, lebar dan panjang sadel yang tidak sesuai anatomi.

Enjoy the process, ride it!!


n:Joy