Pages

Thursday, 29 May 2014

Zertz From Specialized

Zertz? Apa itu? Aneh sekali namanya? Nama tersebut muncul saat saya sedang browsing salah satu tipe sepeda dari Specialized, yaitu Specialized Roubaix. Bentuknya seperti ini:

Zertz inside on seat stay.
Menurut Specialized, Zertz itu adalah visoelastic dampers yang diletakkan pada fork serta seat stay dan berfungsi untuk menyerap getaran yang ditimbulkan dari permukaan jalan yang tidak rata sehingga meminimalisir fatigue dan membuat cyclist lebih nyaman. 

Mungkin anda akan bertanya, apakah Zertz akan mempengaruhi stiffness dan kekuatan dari frame? Specialized menyatakan Zertz tidak akan mempengaruhi stiffness dan kekuatan dari frame. Sampai saat ini Zertz masih menjadi topik hangat yang diperbincangkan oleh cyclist di seluruh dunia, ada yang menganggap bahwa Zertz hanyalah sebuah marketing gimmick, namun ada juga yang menyatakan bahwa Zertz memang mempunyai fungsi yang real.



Specialized Roubaix
Hal tersebut mungkin disebabkan karena kerja Zertz sendiri tidak terlihat oleh mata dan Specialized tidak pernah mengeluarkan data-data hasil labolatorium kepada publik. Cyclist yang berpendapat bahwa Zertz tidak mempunyai fungsi apapun menganggap bahwa geometri dan carbon layer-lah yang membuat Roubaix nyaman digunakan di jalanan yang kasar.

Well, saya sendiri belum pernah mencoba sepeda dengan Zertz inside, jadi tidak bisa ikut berkomentar ;D. Saat ini penggunaan Zertz selain berada di fork dan seat stay, Spez juga menggunakan Zertz di seatpost dan handlebar.

Zertz on dropbar

Seatpost with Zertz inside 

Jadi aneh ya bentuknya?

Sumber: Specialized

Enjoy


D


IsoSpeed Decoupler From Trek

Perkembangan teknologi di roadbike memang tidak ada matinya, tahun 2013 lalu, Trek merilis teknologi rear damper pada roadbike endurance mereka, Trek Domane.

Trek Domane

Teknologi rear suspension pada Trek Domane dinamakan IsoSpeed Decoupler. Top tube terbelah pada sisi seat tube dan terus menyambung ke bawah membentuk seat stays, seat tube terhubung dengan top tube dan bergerak/pivoting dengan tumpuan as pada top tube:

IsoSpeed Decoupler Works.
Dari gambar di atas, terlihat bahwa seat tube dapat bergerak maju-mundur dengan jarak main 35mm, as tersebut berfungsi sebagai pivot point untuk seat tube, yang membuat seat tube bergerak seperti leaf spring. Gabungkan dengan komposisi bahan serta desain yang mampu menyerap getaran, maka terwujudlah sepeda balap yang nyaman digunakan dalam kondisi jalan yang tidak mulus seperti cobble stone di Paris-Roubaix.

Pivot and bearings inside IsoSpeed


Suatu inovasi yang brilian dari Trek, bahkan salah satu Pro Rider mereka, Fabian Cancallera sangat puas dengan performa Trek Domane. Sepeda ini sudah lulus mengikuti Paris-Roubaix :D, jadi jika untuk commuting di Jakarta cucok bener nih, still roadbike but more comfort.

Sumber: Trekbikes, bikerumor, road cc

Enjoy

D

Q-Card, Scam or Real?

Siang ini saya terima telepon dari no. 0217419410, yang menyatakan saya terpilih mendapatkan promo dari kartu q-card. Awalnya telemarketer (T) tersebut menanyakan apakah kartu kredit saya sudah sampai atau belum? Sudah diaktivasi? Sudah pernah digunakan untuk berbelanja atau tidak? Dll.
 
Saya iyakan saja semua pertanyaan itu, lalu T mengatakan bahwa saya terpilih mendapatkan promo dari q-card berupa tablet cyrus 7", penerima tidak boleh diwakilkan. Wah, gimana dong mbak? Saya lagi di kantor nih. T menanyakan alamat kantor saya dan mengatakan akan mengirimkan kurir ke sana, oke, saya beritahukan alamat kantor saya. Sebelum menutup telepon, T menanyakan apakah saya membawa kartu kredit saya? Wah, mulai agak curiga, tapi saya jawab saja, ya, saya membawa kartu kredit.

Setelah saya tutup teleponnya, saya langsung browsing karena saya bingung dan agak curiga dengan penawaran tersebut, ternyata....BANYAK SEKALI MODUS PENIPUAN SEPERTI ITU!

Berikut ini beberapa orang yang pernah mengalami hal yang sama dengan saya:

yusuf3x.blogspot.com

luckymommy-yuli.blogspot.com

Di kaskus juga banyak thread yang membahas hal tersebut. Intinya, T telepon anda, membuat janji temu dengan kurirnya, saat bertemu kartu kredit anda akan di gesek ke mesin EDC yang dibawa oleh kurir tersebut dengan alasan aktivasi kartu diskon.
 
Wah, saya makin curiga, iseng saya coba googling dengan keyword "qcard" muncul satu situs yang tampaknya sesuai dengan nama yang saya dengar, yaitu: www.qcard.co.id saya cari list merchantnya, loading luama benerr..........

Tiba-tiba ada satu link yang memuat daftar merchant dari qcard:
 
 
Kacaunya, saya tidak melihat satupun merchant yang masih bekerja sama dengan qcard. :D. Damn, makin meragukan saja. So, akhirnya semua telepon dari no. asing yang tidak saya kenal hari ini tidak ada yang saya angkat.
 
Ada beberapa no. lagi yang mencoba kontak ke saya hari ini, mungkin ini kurirnya:
 
0213916658

08161910930


Be careful guys
 
D
 
 

Wednesday, 28 May 2014

Hell of The North Bike Setup

Paris-Roubaix, salah satu classic race yang penuh dengan cobble stone, lebih cocok buat even cyclocross daripada roadbike :D. Trek yang konyol ini tentunya sangat menguras energi dan konsentrasi pembalap maupun tim mekanik. Roadbike = higher speed in asphalt, but in cobble stone? Lebih enak pakai MTB XC kayanya :D. Pusing kan setup sepedanya? Harus kompromi antara speed, endurance parts, rider dan comfort. Berikut ini beberapa setup sepeda yang bertanding di Paris-Roubaix 2014.
Grip tape di bottle cage untuk mencegah botol terlempar saat cobble stone sections
Ban khusus untuk Paris-Roubaix :D
List cobble stone section di top tube
Double bartape for extra comfort.
Shimano Di2 Sprint Shifter, put shifter in any place :D
Shimano Di2 Climb Shifter. put shifter in any place :D
Grip tape on alloy bottle cage, holding a bottle secure in cobble stone.
Extra sticky bartape for more grip.
Cantilever brake, no more clearence tyre issue
Double brake lever for more handling
53-44 chainring
Zertz from Spez, absorb the shock
Grippy sadel
53-46 chainring
Forget carbon rims for awhile

Sumber: Velonews, Road.cc,

Enjoy.

D

Cool Tech on Bicycle Part 2

Lanjut lagi, welcome to Cool Tech on Bicycle part 2:

seat binder system, throw away your seat clamp.
Botol aero :D
Integrated front brake caliper, nice looking :D
Spez Shiv, love the look :D
Cervelo P5, another cool TT bikes
Aero seatpost, gila, pipih amat ya?
The ISO speed decoupler, which allows the seat tube to flex independently of the top tube and seat stays, improves comfort.
Duo Tap-ready, providing ANT+ speed and cadence.
Thru axle, more stiff.
Hydraulic disc brake, time to use your full carbon rims in wet :D

Enjoy

D

Cool Tech on Bicycle

Dari sekian banyak desain dan inovasi di dunia sepeda tentu ada yang failed dan ada juga yang cool. Berikut ini beberapa desain dan inovasi yang cool dari dunia sepeda:

Internal cable routing, membuat penampilan sepeda lebih clean.
Tom Boonen Spez Ltd. Edition S-Works Venge, saya suka grafisnya :D
Power meter, how strong are you?
Shimano's dual-bolt Dura-Ace brake caliper, membuat setting gap brake pad dengan rim lebih mudah.
Bell new aero helmet dengan vent yang bisa dibuka tutup, ga takut air lagi :D.
Boa dial's, membuat anda bisa menyetel kekencangan ikatan sepatu saat sedang bersepeda.
Lace's back!! lama-lama kaya sepatu bola nih :D.
Bianci Pico Crono, Nice looking TT bike.
Hidden front u-brake, reduce drag, more aero.
Electronic shifter, bike more clean, shifting more easy, just push and click.
Hidden rear u-brake, called pain in the bottom :D.
Another cool TT bike, BMC TM01
Hed H3, cool tri spoke.
Sumber: Velonews

Enjoy

D



Cat Eye Nima F&R Set

Sebelumnya saya juga sudah pernah memiliki blinker dari Cat Eye, mulai dari: 
HL-EL135
LD 170 & El 170

LD 270
Semuanya berakhir masa pakainya bersamaan dengan habisnya baterai :D, ada yang korslet setelah ganti baterai, dan ada yang terlanjur rusak karena baterainya bocor. Rata-rata pemakaian sekitar 1 tahun.

Tapi dasar aneh, saya tidak kapok juga beli produk blinkernya Cat Eye lagi, mungkin karena performanya yang memuaskan saya selama menggunakan produk itu. Kali ini saya iseng membeli blinker Cat Eye Nima F&R set di Rodalink seharga Rp. 190.000-an. Alasan saya membeli blinker tersebut karena kurang puas dengan performa blinker dari Polygon, cahaya yang dihasilkan lemah sekali.

Cat Eye Nima
Alasan saya membeli produk ini lebih ke spsifikasinya yang weather proof dan attachmentnya yang sangat fleksibel. Berikut ini fitur dari Cat Eye Nima:

The Nima lights’ semi-transparent casing lets the light shine through, yielding greater side-visibility. Handlebar or seat post, Nima mounts in seconds using the included heavy- duty band. Nima lights have 4 modes: Rapid, Pulse, Flashing and Constant. ClickTec ‘push & click’ simple operation makes it easy to change modes. Both the front and rear versions are available in Chrome Black, Matte Silver and Matte Red.

Dimension:30.6 x 30.6  x 26.9 mm
Weight:20 grams (light unit and battery)
Light source:Red LED x1
Battery:CR2032 x2 
Runtime:
Constant:approx 15 hrs
Flashing:approx 80 hrs
Rapid:approx 70 hrs
Pulse:approx 70 hrs
Mount size: φ22.0~32.0mm




Sudut cahaya Cat Eye Nima
Overall puas dengan cahaya yang dihasilkan, cukup silau dan kuat, mounting pun sangat fleksibel, bahkan seperti foto diatas, bisa saya attach di seat stay :D, saya mau coba attach di head tube rubber band-nya kurang panjang :D. Dalam paket, anda akan dapatkan 2 Cat Eye Nima F&R, 2 Rubber band diameter kecil, dan 2 rubber band diameter besar beserta baterai sehingga just open, plug and go.

P.S. Belum dicoba hujan-hujanan :D

Sumber: Cat Eye


Enjoy

D