Pages

Tuesday, 29 April 2014

Lucunya Negara Ini

Bolos Setahun, Tiga PNS Diturunkan Jabatannya

Selasa, 29 April 2014 | 10:32 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Tiga orang Pegawai Negeri Sipil yang merupakan staf Dinas Kesehatan Bekasi diturunkan jabatannya. Gara-garanya, ketiga PNS ini membolos hingga setahun.

Taufik Munandar, Isolihin, dan Harta Judika, diturunkan jabatannya oleh Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

"Diturunkan karena membolos. Membolosnya sampai setahun. Sebelumnya sudah pernah diberi teguran secara lisan dan tulisan. Berkali-kali sudah dilakukan tapi tidak dihiraukan. Dipanggil pun tidak datang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Bekasi Anne Nur Candrani, Selasa (29/4/2014).

Anne menjelaskan, akibat teguran yang telah diberikan tidak dihiraukan, ketiga PNS tersebut diberikan sanksi yang tegas, yakni penurunan jabatan. Hal ini agar menjadi pembelajaran bagi PNS lain sehingga kinerja yang tidak disiplin seperti ini tidak lagi terulang.

Penurunan tersebut disampaikan oleh Ahmad Syaikhu pada saat pelaksanaan apel pagi rutin yang diselenggarakan setiap Senin pagi. Kini, ketiga PNS turun satu tingkat lebih rendah dari jabatan awal mereka. 

Pada apel pagi kemarin, Ahmad Syaikhu mengungkapkan kekecewaannya terhadap PNS yang tidak disiplin. Dirinya meminta agar PNS lain tidak mencontoh tindakan tersebut.

“Penjatuhan hukuman disiplin cukup hari ini saja, ini juga mengajarkan bagaimana pentingnya disiplin agar tidak mendapatkan hukuman,” ujarnya.


Comment :

Saya memang tidak tahu bagaimana peraturan kepegawaiannya PNS, yang saya tahu untuk jadi PNS itu susahnya setengah mati. Sudah rahasia umum proses rekrutment CPNS penuh dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), silahkan browsing untuk berita seputar rekrutment CPNS, isinya tidak jauh dari proses yang terindikasi penuh kecurangan dan sederet hal negatif lainnya. Ternyata untuk memecat PNS juga sama susahnya jika dilihat dari berita di atas. HAHAHAHAHA (miris)

Sakit jiwa!! Bolos setahun sanksinya hanya penurun jabatan? Di perusahaan swasta bolos 3 hari saja bisa berujung SP1 sampai dengan pemecatan!! Itu PNS gajinya dari rakyat, mereka itu pembantu, pelayan atau bahasa kerennya, jongosnya masyarakat!!

Gila!! Jongos lebih berkuasa dari majikannya? Mungkin hanya di Indonesia hal ini terjadi, rakyat tidak punya kekuasaan untuk memecat para pelayannya secara langsung. 

Saya yakin masih ada PNS yang benar-benar bekerja secara profesional dan mau melayani masyarakat dengan baik, tolong pertahankan kinerja kalian, singkirkan para jongos yang makan gaji buta.

Doa saya untuk para PNS yang bekerja profesional.

Sumpah serapah saya untuk para PNS yang KKN dan tidak mau melayani masyarakat dengan baik.

Berikanlah makanan bagi diri anda, keluarga, dan anak-anak anda dengan uang haram. Semoga Tuhan membalas semua yang telah anda lakukan.

 May God give us the best.

No comments: